Selasa, 03 Januari 2012

Tutorial Sharing Data dalm Jaringan LAN


Berbagi Data Dalam Jaringan Local
ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk dapat membagi data kedalam jaringan.
  1. komputer harus terhubung dalam jaringan
  2. usahakan dalam 1 network address, untuk merubah IP address dapat dilakukan dengan cara :
    1. click kanan pada icon “Local Area Network” pada icon tray
    2. pilih Status
    3. pilih Properties
    4. pada Tab General pilih “Internet Protocol” (TCP/IP)
    5. pilih Properties
    6. pilih “Use The Following Ip Address” untuk masukan Ip Address secara manual.
    7. masukan Ip Address dengan network address yang sama, Ex :
      • IP address : 192.168.1.0 – 192.168.1.255
      • dari range Ip address diatas,
        • Network address-nya = 192.168.1.255
        • dengan netmask /prefix = 255.255.255.0 / 24
  3. samakan workgroup dengan cara :
o    click kanan pada icon My Computer
o    Pilih Properties
o    Pilih Tab Computer Name
o    Pilih Change (“to rename this computer or join a domain“)
o    Restart Computer
                        share Folder / data dengan cara :
0.      click kanan pada folder yang akan di share dalam system
1.      pilih ” Sharing And Security
2.      pilih ” Shared this folder on the network
3.      bila user dari computer lain tidak di kehendaki untuk melakukan perubahan data dalam folder maka,
§  pilihan “Allow Network User to Change My Files” abaikan saja
§  kemudian pilih Apply / Ok
4.      bila yang akan di share dalam system adalah drive, maka :
§  click kanan pada drive yang akan di share dalam system
§  system akan meminta konfirmasi apakah drive tersebut akan dishare dalam system
§  pilih ” If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here
§  kemudian, pilih “ Sharing And Security ”
§  pilih “ Shared this folder on the network ”
§  bila user dari computer lain di kehendaki untuk melakukan perubahan data dalam drive maka,
§  pilih “Allow Network User to Change My Files
§  kemudian pilih Apply / Ok.

Tutorial Jaringan Peer to Peer


Membuat Jaringan Peer to Peer (P2P)
J aringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan jaringan peer to peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :

a. Kabel UTP
b. Konektor RJ-45
RJ 45 Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)



c. Crimping Tool
crimping Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)

d. LAN Tester
LAN+Tester Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)

Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat
Proses pembuatan :
crossover2 Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) 

Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat



Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.
crimping+tool Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)
2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.
UTP Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)



3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.
UTP3 Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)
4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor.
crimping+tool.2 Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)
5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.
crimping+tool3 Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC)
6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
              
IP Address komputer 1 : 172.114.202.7 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 172.114.202.8 – Subnet Mask 255.255.255.0                          
Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik ping 172.114.202.7
Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.
Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\172.114.202. begitupun sebaliknya.
Oke proses Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) selesai sampai di sini.
((..........SELAMAT MENCOBA..........))

Tutorial Excel I Penggunaan Pivot Table

Pivot table digunakan untuk melakukan rekapan perhitungan berdasar data yang ada.
Contoh Soal
Silahkan anda mengetikkan data berikut

Kalau anda ditanya berapa pengeluaran jumlah pengeluaran tiap bulan bagaimana anda menyelesaikannya? Contoh lain berapa pengeluaran per jenis aktivitas selama satu tahun, berapa beban kerja penanggung jawab per bulan dan lain lain. Nah disinilah fungsi pivot table akan digunakan. Apalagi kalau jumlah datanya sangat banyak, ribuan data, maka fungsi pivot tabel akan sangat berguna bagi anda.
Penggunaan Pivot Table
Untuk menggunakan pivot table caranya silahkan klik menu insert à pivot table seperti pada gambar berikut

Setelah anda mengklik pivot tabel akan muncul tampilan

Klik Select a table or range, klik dibawah kanannya, kemudian sorot data yang ingin dibuat pivot table seperti pada gambar berikut

Kemudian pilih lokasi hasil pivot table di existing worksheet seperti pada gambar berikut

Lalu klik OK. Kalau tahap anda benar, maka akan muncul menu pivot tabel seperti pada gambar berikut

Untuk membuat pengeluaran per bulan, anda cukup memasukkan bulan di row label dan nilai di value,

Perhatikan, pivot tabel sudah menghitungkan untuk anda jumlah pengeluaran tiap bulan
Kalau kombinasi misalnya pengeluaran per bulan per jenis aktivitas, maka anda tinggal memasukkan jenis aktivitas di column labels seperti pada gambar berikut

Untuk merapikan hasil, gunakan format cell. Berikut contoh hasil perhitungan yang sudah dirapikan

Tutorial Sharing Data Jaringan AdHoc

kelompok :

Nur khafidhoh (2011.69.04.0043)
Latif arif (2011.69.04.0015)
Lirit lidayati (2011.69.04.0031)
Reni wahyu ningsih (2011.69.04.0001)
Mohammad Hilmi (2011.69.04.0003)
Sugianto (2011.69.04.0023)
Rohmatul fuadi (2011.69.04.0026)

JARINGAN ADHOC DI WINDOWS 7

Jaringan Ad-Hoc adalah  jaringan yang memungkinkan para klien di dalamnya dapat saling berkomunikasi satu sama lain dengan metode peer-to-peer langsung melalui perangkat wireless mereka.
Pada artikel ini kami sedikit mencoba berbagi pengalaman kami seputar jaringan adhoc.
Jaringan adhoc ini sebenarnya kami gunakan bersama teman-teman untuk saling berkomunikasi (*nge-game tepatnya!/chatting/share data) pernahkah anda bermain counter strike, dota ,atau game apa saja yang bisa bermain dalam sebuah jaringan lokal?. di warnet misalnya. Untuk bermain dota kita memerlukan beberapa komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan lokal atau LAN. Untuk membentuk sebuah jaringan LAN itu sendiri memerlukan beberapa alat, seperti kabel network, hub ,switch,dll.
Nah sekarang bagaimana jika tidak ada hub,kabel network, switch?
pada saat-saat itulah jaringan adhoc sangat berfungsi. Kita dapat melakukan komunikasi antar komputer ataupun berbagi data dengan teman-teman kita dengan menggunakan sinyal wireless.
Kami akan memberikan tutorial cara membuat jaringan adhoc pada WINDOWS 7.
ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Masuk ke Control Panel.


2.  Pilih Network dan Internet. Dan pilih Network and Sharing Center

3.   Lalu pilih Network and Sharing Center. kemudian Manage wireless network.

4. Akan muncul wizard dari manage wireless. pilih “create an adhoc network”.


5.  Pada wizard selanjutnya , tentukan network name, dan security type. pada security type terdapat 3 pilihan yang mana diantaranya adalah :


-   No authentification (open) : jika ingin membuat jaringan yang bersifat umum atau bisa digunakan oleh siapapun tanpa keamanan.
-   WEP  dan WPA2PERSONAL   : untuk memproteksi jaringan adhoc kita.  jika memilih  diantara kedua ini, isikan juga security key nya.
Jaringan adhoc telah selesai dibuat.

6.   Nah sekarang coba liat di komputer anda, sinyal wireless apa saja yang muncul di komputer anda.
Cukup sekian penjelasan kami mengenai jaringan adhoc. Mudah bukan?















(((((     Semoga Bermanfaat    )))))

Recovery HD / Flashdisk

Easus Data Recovery Wizard Free Edition :

      Kehilangan file atau data penting di komputer baik terhapus, terformat, partisi gagal, virus dan sebagainya, kadang bisa membuat kita pusing. Meskipun sudah banyak software untuk menyelamatkan (recovery) data, tetapi tidak semua mempunyai fitur yang pas. Belum lama ini, Easeus (yang di kenal membuat software partisi) kembali merilis software gratis untuk recovery data. Software yang bernama Data Recovery Wizard Free Edition ini mengusung berbagai fitur recovery data. Bagi yang pernah membagi (mempartisi) hardisk, mungkin tidak asing dengan software Easeus Partition Master, software untuk mengatur partisi hardisk sekelas Partition Magic yang bisa didapatkan secara gratis. Software recovery data ini juga dibuat oleh Easeus. Sebelumnya Easeus Data Recovery Wizard hanya tersedia untuk versi berbayar, tetapi kini Easeus merilis juga versi Gratis. Meskipun ada keterbatasan, tetapi versi gratis ini mempunyai kemampuan/fitur yang sama dengan versi berbayar.


      Fitur-fitur Data Recovery Wizard Free Edition

Untuk ukuran sebuah software gratis, Data Recovery Wizard Free Edition memang mempunyai fitur yang melimpah, bahkan sebanding dengan software berbayar lainnya. Berikut beberapa fitur-fitur pentingnya :
  • Recovery file yang terhapus, baik ketika menghapus dengan Shit+Delete atau setelah empty recycle bin
  • Recovery lengkap, baik setelah partisi di format, dari RAW partition dan disk yang rusak (corrupt) akibat partisi sehingga muncul tulisan “Disk is not formatted”
  • Recovery Partisi, seperti ketika proses partisi mengalami error, partisi yang terhapus, lost partition karena aplikasi atau sistem error
  • Mendukung format file sistem FAT (12/16/32), NTFS, NTFS5 juga EXT2/EXT3.
  • Membuat disk/partition image untuk recovery data
  • Resume hasil scan terakhir
  • Bisa menjadi bootable media dengan WinPE
  • Fitur pecarian data setelah proses scanning
  • Bisa digunakan untuk menyelamatkan data dari berbagai media, seperti : IDE HDD, SATA HDD, SCSI HDD, FireWire HDD, USB HDD, External HDD, Hardware RAID, Floppy drive, USB flash drive (flashdisk), Compact flash card, Secure Digital card, Memory card/Memory stick, Micro card, Zip drive maupun IPod
  • Dapat di install di Windows 2000/XP/2003/Vista serta Windows Server 2008 dan Windows 7

      Penggunaan

     Penggunaan software ini untuk menyelamatkan data (recovery data) cukup mudah. Setelah di install, jalankan Data Recovery Wizard. Setelah tampil, dibagian atas akan terlihat batasan berapa maksimal data yang bisa diselamatkan (awalnya adalah 1 GB = 1024 MB). Ada 3 pilihan recovery yang bisa kita gunakan, yang ditandai dengan icon atau gambar yang berbeda. Berikut penjelasannya.
  1. Deleted File Recovery, pilih ini untuk menyelamatkan data yang terhapus melalui tombol delete, shift+delete atau setelah hilang dari Recycle Bin
  2. Complete Recovery, pilih jika ingin menyelamatkan data dari hal-hal seperti berikut :
    • Data hilang ketika mem-format hardisk
    • Hardisk hanya menampilkan format RAW atau ketika Windows sering menampilkan pesan seperti “Do you want to format this drive?”
    • Kehilangan data ketika komputer tiba-tiba mati, serangan virus, software bermasalah dan lainnya
  3. Partition Recovery, gunakan menu ini untuk menyelamatkan partisi yang terhapus, partisi hilang ketika proses format dan sejenisnya

      Keterbatasan

     Satu hal penting yang membedakan antara versi gratis dan berbayar adalah jumlah data yang bisa di recovery terbatas maksimal 1 GB untuk sekali recovery. Meskipun software sudah di uninstall, dan di install ulang, sisa recovery yang tersisa akan sama seperti sebelumnya ketika masih digunakan. (meskipun dengan trik khusus kita bisa mereset jumlah ini agar tetap 1 GB terus, tanpa perlu install ulang).
     Salah satu tips ketika akan recovery data adalah usahakan jangan menginstall program ini di drive yang akan di recovery. Kemudian menghadapi keterbatasan data yang bisa di recovery sebesar 1 GB ini, maka pastikan mengutamakan recovery data-data penting terlebih dahulu, dan file yang tidak begitu penting dan ukurannya besar di abaikan saja.
Informasi selengkapnya bisa melihat Data Recovery Wizard Free Edition
Download Data Recovery Wizard Free Edition ( 3.59 MB)

Template by:

Free Blog Templates